1 .Apa penggerak utama dari clamping unit ?
Penggerak utama dari clamping unit ada 2 sistem , yang pertama menggunakan tenaga hydrolic sedang yang lain menggunakan servo motor. Clamping unit sendiri yang bergerak hanya satu plate yaitu moving plate (plate bergerak) sedang plate yang lainnya tidak bergerak(diam), dan biasanya disebut fix plate.
2 .Ada berapa macam sistem clamping pada IMM ?
Untuk clamping IMM umumnya menggunakan 2 sistem , yang 1 adalah sistem direct clamping terlihat seperti gambar IMM yang diatas, sedang yang dibawah menggunakan sistem toggle. Dari masing-masing sistem mempunyai kelebihan dan kekurangannya.
3 .Bagaimana pergerakkan moving plate secara detail ?
Untuk menjaga supaya selama proses produksi berjalan dengan lancar (smooth),maka pergerakan dari mold harus selembut mungkin dan tidak terlalu banyak membuat guncangan yang tentu saja diharapkan dapat membantu proses produksi berjalan lama dan stabil.
Proses closing : slow speed close --- high speed --- slow speed close --- low press ---high press clamping.
Proses opening : slow speed open --- high speed --- slow speed stop.
Pada umumnya pergerakan mold (moving plate) diatur seperti tersebut diatas walaupun masing-masing mesin punya istilah dan cara tersendiri untuk mengaturnya.
Proses closing , seperti umumnya pergerakan dimulai dari pelan dulu , mengenai seberapa pelan kita dapat mengaturnya, karena kalau dari posisi diam langsung bergerak cepat akan terjadi hentakan goncangan. Setelah bergerak kita dapat meningkatkan kecepatan dari mold tersebut. pada saat mendekati posisi close dan clamping ada dua tahap yaitu menurunkan kecepatan dan menurunkan tekanan, kalau menurunkan kecepatan kita semua paham, bagaimanapun juga sebelum berhenti tentu saja harus menurunkan kecepatan untuk menghindari benturan yang keras. Mungkin ada pertanyaan kenapa juga tekanan harus diturunkan ? Menurunkan tekanan disini dimaksudkan untuk safety sebelum mold clamping, perlu diingat mesin waktu clamping tenaga yang dihasilkan sangat besar sekali (sebesar tonage dari mesin tersebut), jadi sebelum clamping untuk safety mold terutama , setting mesin diturunkan dulu pressurenya sehingga dengan pressure yang rendah saat ada yang mengganjal diantara mold tersebut maka mesin tidak bisa clamping dan tidak merusak mold. Yang mengganjal diantara mold bisa banyak kemungkinan, misal saja produk yang tidak jatuh sempurna dan masih ketinggalan di mold , pergerakan mold yang seret karena kurang pelumasan baik diplaten maupun di slider dll.
Kalau segala sesuatunya smooth maka mold akan terus maju untuk menutup, setelah sampai pada posisi clamping barulah high pressure bekerja dan mold akan diclamping sesuai dengan daya yang sudah kita tetapkan (setting)
Proses opening mold dimulai dari slow opening dilanjutkan dengan high speed opening dan sebelum mencapai posisi opening maximal diatur dengan slow opening. Bekerjanya masing-masing speed bisa disetting diposisi tertentu pada mesin.
4 .Selain format standart tersebut diatas apakah ada fungsi setting yang lain pada opening dan closing mold ?
Selain fungsi standart diatas ada juga mesin yang dilengkapi fungsi tertentu sebagai option, misalnya saat proses open berhenti dulu diposisi tengah-tengah untuk memutar core didalam cetakan dan setelah proses pemutaran core tersebut selesai baru dilanjutkan mold open lagi sampai posisi yang telah ditetapkan.
5 .Bagaimana mengeluarkan produk yang sudah jadi dari dalam cetakan ?
Fungsi untuk mengeluarkan produk dari dalam cetakan disebut ejektor, ejector ini bergerak saat mold sudah mencapai posisi terbuka penuh.
injection molding improvement
Sabtu, 02 April 2016
Jumat, 01 April 2016
Clamping Unit .1
1 .Apa saja fungsi dari clamping unit pada IMM ?
Sesuai namanya clamping unit berfungsi mencekam/menahan mold tetap pada tempatnya saat proses injeksi memasukkan plastik dilakukan. Perlu diketahui pressure/ tekanan material plastik saat masuk kedalam cetakan sangat tinggi, kalau kita lihat spesifikasi mesin injection , maximal pressurenya lebih kurang dari 2000kg/cm2 s/d 3000kg/cm2 tergantung dari penggunaannya. Selain itu tentu saja berfungsi untuk membuka dan menutup cetakan serta mengeluarkan produk hasil cetakan dari dalam cetakan.
2 .Apa yang dimaksud dengan ukuran tonage pada Injection Molding Machine ?
Kalau kita bicara kapasitas tonage IMM dan mengatakan misal 15ton, 50ton atau yang besar sampai 1500ton. Saya akan menjelaskan apa yang dimaksudkan disini :
Yang dimaksudkan disini adalah kemampuan dari mesin tersebut mencekam/menahan mold terhadap tekanan plastik pada saat proses injeksi. Tentu saja apabila produk yang diproduksi besar, misal saja body televisi 24" pasti memerlukan tonage yang besar, katakanlah tekanan plastik didalam cetakan mencapai 800kg/cm dikalikan dengan luasan produk, jadi tonage yang diperlukan +/- 1500 ton.
3 .Karena IMM ini bertenaga sangat besar maka sangat berbahaya sekali apabila terjadi keteledoran operator, ada alat keamanan apa saja yang ada di clamping unit IMM ?
Pada umumnya ada 3 safety yang terkait clamping unit yang fungsi utamanya adalah jangan sampai ada operator yang cedera karena terjepit cetakan.
Adapun safety itu adalah :
a .Safety limit switch , biasanya terpasang dipintu mesin yang akan berfungsi/bekerja saat pintu dibuka dan akan menghentikan pergerakan mold (moveable platen)
b .Hydrolic release valve , terpasang pada mesin type hydrolic , dimana pada pintu depan mesin dihubungkan kehydrolic valve yang akan bekerja saat pintu depan dibuka sehingga menghilangkan hydrolic pressure kecylinder clamping.
c .Mechanical safety , safety ini akan berfungsi saat pintu mesin dibuka ada mekanisme yang mengganjal pergerakkan moveable plate sehingga tidak bisa menutup.
Selain itu pada beberapa mesin ada tambahan yang pada intinya untuk meningkatkan tingkat keselamatan dari operator mesin.
Kamis, 31 Maret 2016
Injection Molding Process
INJECTION MOLDING PROCESS (PROSES MOLDING INJEKSI)
Yang perlu dipahami bahwa untuk terjadinya proses injeksi mold diperlukan 3 pendukung utama melaksanakannya. Tiga pendukung/bagian tersebut adalah:
1 .Mesin injeksi mold (Injection Molding Machine).
2 .Cetakan (Mold) dimana nanti material akan kita injeksikan.
3 .Material plastik (resin) yang nanti akan kita injeksikan.
Dari 3 faktor utama tersebut akan kita bahas satu persatu untuk memahaminya. Selain bagian tersebut masih ada banyak bagian-bagian lainnya yang tujuannya agar produk yang dihasilkan sesuai dengan yang telah direncanakan.Sebagai contoh saja ,untuk material tertentu dimana banyak mengandung air (lembab) yang mana akan membuat produk yang dihasilkan menjadi tidak kuat/rapuh dan penampilannya tidak bagus(silver streak), untuk itu diperlukan alat yang namanya hopper dryer yang fungsinya untuk memanaskan material sebelum dilakukan proses injeksi, sehingga diharapkan material yang diinjeksikan tidak mengandung kelembaban dan dapat menghasilkan produk yang bagus.
Ada juga material yang pada proses injeksinya memerlukan temperatur tertentu pada moldnya untuk dapat menghasilkan produk yang bagus, untk itu temperature mold harus dikontrol dengan mold temperature kontrol (MTC).
Baiklah pertama saya akan membahas tentang Injection Molding Machine (IMM).
1 .Apa penggerak utama dari IMM ?
Penggerak utama dari IMM adalah listrik, sedang untuk mekanisme menggerakannya ada yang menggunakan hydrolic system dan ada juga yang menggunakan motor servo.
2 .Ada berapa bagian utama dari IMM ?
IMM dibagi menjadi dua (2) bagian utama yaitu Clamping unit dan Injection unit.
3 .Apa itu clamping unit ?
Seperti dengan namanya bagian ini berfungsi untuk menjepit mold pada saat proses injeksi agar mold tetap pada posisi tertutup rapat dan material tidak keluar dari dalam mold. Selain fungsi tersebut tentu saja clamping unit berfungsi juga untuk membuka dan menutup cetakan(mold) yang terpasang didalamnya serta mengeluarkan produk yang dihasilkan dari proses injeksi yang ada didalam cetakan
4 .Apa itu injection unit ?
Injection unit adalah bagian dari IMM yang berfungsi untuk menginjeksikan material plastik kedalam cetakan (mold). Untuk itu maka injection unit dilengkapi dengan pemanas yang berfungsi untuk memanaskan resin (bijih plastik) agar mencair (melt) dan dapat di injeksikan kedalam cetakan, pada tahap pengenalan ini saya sampaikan secara sederhana dari masing-masing fungsi, selanjutnya nanti akan saya sampaikan lebih detail pada pembahasan berikutnya, terima kasih.
Yang perlu dipahami bahwa untuk terjadinya proses injeksi mold diperlukan 3 pendukung utama melaksanakannya. Tiga pendukung/bagian tersebut adalah:
1 .Mesin injeksi mold (Injection Molding Machine).
2 .Cetakan (Mold) dimana nanti material akan kita injeksikan.
3 .Material plastik (resin) yang nanti akan kita injeksikan.
Dari 3 faktor utama tersebut akan kita bahas satu persatu untuk memahaminya. Selain bagian tersebut masih ada banyak bagian-bagian lainnya yang tujuannya agar produk yang dihasilkan sesuai dengan yang telah direncanakan.Sebagai contoh saja ,untuk material tertentu dimana banyak mengandung air (lembab) yang mana akan membuat produk yang dihasilkan menjadi tidak kuat/rapuh dan penampilannya tidak bagus(silver streak), untuk itu diperlukan alat yang namanya hopper dryer yang fungsinya untuk memanaskan material sebelum dilakukan proses injeksi, sehingga diharapkan material yang diinjeksikan tidak mengandung kelembaban dan dapat menghasilkan produk yang bagus.
Ada juga material yang pada proses injeksinya memerlukan temperatur tertentu pada moldnya untuk dapat menghasilkan produk yang bagus, untk itu temperature mold harus dikontrol dengan mold temperature kontrol (MTC).
Baiklah pertama saya akan membahas tentang Injection Molding Machine (IMM).
1 .Apa penggerak utama dari IMM ?
Penggerak utama dari IMM adalah listrik, sedang untuk mekanisme menggerakannya ada yang menggunakan hydrolic system dan ada juga yang menggunakan motor servo.
2 .Ada berapa bagian utama dari IMM ?
IMM dibagi menjadi dua (2) bagian utama yaitu Clamping unit dan Injection unit.
3 .Apa itu clamping unit ?
Seperti dengan namanya bagian ini berfungsi untuk menjepit mold pada saat proses injeksi agar mold tetap pada posisi tertutup rapat dan material tidak keluar dari dalam mold. Selain fungsi tersebut tentu saja clamping unit berfungsi juga untuk membuka dan menutup cetakan(mold) yang terpasang didalamnya serta mengeluarkan produk yang dihasilkan dari proses injeksi yang ada didalam cetakan
4 .Apa itu injection unit ?
Injection unit adalah bagian dari IMM yang berfungsi untuk menginjeksikan material plastik kedalam cetakan (mold). Untuk itu maka injection unit dilengkapi dengan pemanas yang berfungsi untuk memanaskan resin (bijih plastik) agar mencair (melt) dan dapat di injeksikan kedalam cetakan, pada tahap pengenalan ini saya sampaikan secara sederhana dari masing-masing fungsi, selanjutnya nanti akan saya sampaikan lebih detail pada pembahasan berikutnya, terima kasih.
Injection Molding Plastik
Selamat siang.
Blog ini saya buat untuk sharing dan berbagi ilmu dengan rekan-rekan yang berkecimpung dibidang injection molding dan juga semoga bermanfaat juga untuk rekan-rekan yang mau mempelajari tentang injection molding. Blog ini saya buat dengan sistem tanya jawab dengan harapan supaya lebih flexible dan tidak membosankan seperti kalau kita membaca buku pelajaran yang sifatnya berurutan dan juga untuk memberi fasilitas respon pertanyaan dari rekan yang mau bertanya.
Akhir kata , semoga Allah memberkati dan menjadikan blok ini dapat bermanfaat untuk kita semua, Amin.
1. Apa itu injection molding plastik ?
Injection molding plastik adalah sistem pencetakan plastik dengan cara di injeksikan kedalam cetakan.
2. Selain injection molding , adakah sistem lain yang dipergunakan untuk memproses plastik ?
Untuk memproses plastik menjadi produk yang siap pakai bisa dilakukan dengan berbagai macam proses.
Misalnya blow molding untuk membuat botol atau jerigen , extrusion untuk membuat plastik sheet dll.
3. Adakah perbedaan antara plastik yang diproses dengan sistem yang satu dengan yang lain ?
Ya pasti ada , plastik dibedakan dengan berbagai macam kriteria.
Yang pertama kita bagi dulu menjadi 2 kelompok besar plastik berdasarkan sifat fisik utamanya.
1 . Thermosetting plastik , plastik jenis ini tidak bisa didaur ulang, artinya apabila sudah dibentuk menjadi
suatu produk tidak dapat lagi diproses ulang , kalau dipanaskan lagi malah retak atau hangus.
2 . Thermoplastik plastik, plastik jenis dapat diproses berulang-ulang dengan dihancurkan dan dipanasi
ulang, yang tentu saja ada resiko berubahnya kekuatan atau warna dari plastik tersebut.
Yang akan kita bahas disini adalah jenis dari thermoplastik, karena sebagian besar plastik yang ada dise
kitar kita adalah plastikdari jenis ini.
Thermoplastik sendiri jenisnya berdasarkan susunan molekulnya dibagi lagi menjadi banyak jenis misalnya
PP (polypropylene), PA (polyamide), PVC (poly vinyl chloride) dll.
Dari berbagai jenis thermoplastik tersebut masih dibagi dengan berbagai grade disesuaikan untuk proses
dan peruntukannya, misal blow grade untuk botol, injection grade untuk injection , dan juga food grade
untuk makanan dll.
Blog ini saya buat untuk sharing dan berbagi ilmu dengan rekan-rekan yang berkecimpung dibidang injection molding dan juga semoga bermanfaat juga untuk rekan-rekan yang mau mempelajari tentang injection molding. Blog ini saya buat dengan sistem tanya jawab dengan harapan supaya lebih flexible dan tidak membosankan seperti kalau kita membaca buku pelajaran yang sifatnya berurutan dan juga untuk memberi fasilitas respon pertanyaan dari rekan yang mau bertanya.
Akhir kata , semoga Allah memberkati dan menjadikan blok ini dapat bermanfaat untuk kita semua, Amin.
1. Apa itu injection molding plastik ?
Injection molding plastik adalah sistem pencetakan plastik dengan cara di injeksikan kedalam cetakan.
2. Selain injection molding , adakah sistem lain yang dipergunakan untuk memproses plastik ?
Untuk memproses plastik menjadi produk yang siap pakai bisa dilakukan dengan berbagai macam proses.
Misalnya blow molding untuk membuat botol atau jerigen , extrusion untuk membuat plastik sheet dll.
3. Adakah perbedaan antara plastik yang diproses dengan sistem yang satu dengan yang lain ?
Ya pasti ada , plastik dibedakan dengan berbagai macam kriteria.
Yang pertama kita bagi dulu menjadi 2 kelompok besar plastik berdasarkan sifat fisik utamanya.
1 . Thermosetting plastik , plastik jenis ini tidak bisa didaur ulang, artinya apabila sudah dibentuk menjadi
suatu produk tidak dapat lagi diproses ulang , kalau dipanaskan lagi malah retak atau hangus.
2 . Thermoplastik plastik, plastik jenis dapat diproses berulang-ulang dengan dihancurkan dan dipanasi
ulang, yang tentu saja ada resiko berubahnya kekuatan atau warna dari plastik tersebut.
Yang akan kita bahas disini adalah jenis dari thermoplastik, karena sebagian besar plastik yang ada dise
kitar kita adalah plastikdari jenis ini.
Thermoplastik sendiri jenisnya berdasarkan susunan molekulnya dibagi lagi menjadi banyak jenis misalnya
PP (polypropylene), PA (polyamide), PVC (poly vinyl chloride) dll.
Dari berbagai jenis thermoplastik tersebut masih dibagi dengan berbagai grade disesuaikan untuk proses
dan peruntukannya, misal blow grade untuk botol, injection grade untuk injection , dan juga food grade
untuk makanan dll.
Langganan:
Komentar (Atom)
